Sejarah Provinsi Jambi
1. Masa Prasejarah dan Awal Peradaban
Wilayah Jambi telah dihuni sejak masa prasejarah. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya alat-alat batu dan peninggalan budaya megalitikum. Letaknya yang strategis di sepanjang Sungai Batanghari menjadikan Jambi sebagai jalur perdagangan dan pemukiman penting sejak awal.
2. Masa Kerajaan Melayu Kuno (abad ke-7 – 13)
Jambi dikenal sebagai pusat Kerajaan Melayu (Melayu Kuno) yang disebut dalam Prasasti Kedukan Bukit dan catatan Tiongkok.
Ciri penting masa ini:
- Jambi menjadi pusat perdagangan dan keagamaan Buddha
- Terintegrasi dengan jaringan dagang Asia Tenggara
- Berhubungan erat dengan Kerajaan Sriwijaya
Peninggalan terpenting masa ini adalah Kompleks Candi Muaro Jambi, salah satu kompleks percandian Buddha terluas di Asia Tenggara.
3. Masa Kesultanan Jambi (abad ke-15 – 19)
Masuknya Islam melahirkan Kesultanan Jambi sekitar abad ke-15.
Ciri utama:
- Islam berkembang pesat melalui perdagangan
- Kesultanan Jambi berdaulat dengan Sultan sebagai pemimpin
- Memiliki hubungan diplomatik dengan VOC dan kerajaan Melayu lainnya
Namun, seiring waktu, campur tangan Belanda semakin kuat dan melemahkan kedaulatan kesultanan.
4. Masa Penjajahan Belanda
Pada abad ke-19, Jambi resmi berada di bawah kekuasaan Hindia Belanda.
Beberapa dampaknya:
- Sistem pemerintahan kolonial diterapkan
- Eksploitasi sumber daya alam
- Perlawanan rakyat Jambi, termasuk perjuangan tokoh-tokoh lokal
Kesultanan Jambi dihapuskan secara resmi oleh Belanda pada awal abad ke-20.
5. Masa Pendudukan Jepang (1942–1945)
Jambi diduduki Jepang selama Perang Dunia II.
Ciri masa ini:
- Rakyat dipaksa kerja paksa (romusha)
- Krisis pangan dan penderitaan rakyat
- Munculnya kesadaran nasionalisme yang lebih kuat
6. Masa Kemerdekaan Indonesia
Setelah Proklamasi 17 Agustus 1945, Jambi menjadi bagian dari Provinsi Sumatra Tengah.
Pada 6 Januari 1957, Jambi resmi berdiri sebagai Provinsi Jambi berdasarkan:
UU No. 61 Tahun 1958
Tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Jadi Provinsi Jambi.
7. Jambi Masa Kini
Saat ini, Provinsi Jambi:
- Memiliki kekayaan budaya Melayu dan adat istiadat yang kuat
- Kaya sumber daya alam (perkebunan, kehutanan, pertambangan)
- Terus berkembang di bidang pendidikan, ekonomi, dan pariwisata